Selamat Datang

Bagi pengunjung Blog, silahkan di baca dan di simak dengan baik, pada Artikel dan Komentar untuk mendapatkan ilmu dan manfa'at nya.

Silahkan mengunjungi Toko Online di sini Tokopedia Teguh HydroFarm dan Shopee Teguh Sakura
Silahkan mengunjungi Channel Youtube disini Youtube Teguh Sakura

Alhamdulillah, Terima kasih bagi yang telah mengunjungi Blog, Toko dan Channel Youtube.




Kamis, 12 April 2018

Hal penting yang di butuhkan dalam ber tani secara Hidroponik

Parung Farm dengan Sistem NFT Talang PVC
* ARTIKEL INI AKAN SELALU SAYA TARUH DI AWAL, KARENA PENTING *

Pertumbuhan tanaman di Sistem Hidroponik itu di pengaruhi oleh:

1. Kehendak Tuhan, Jangan lupa untuk selalu berdoa, karena Petani itu hanya bisa berusaha merawat dan memberikan kebutuhan hidup tanaman, jadi hasil nya itu kehendak Tuhan, dan kita harus tetap ber syukur jika hasil panen nya tidak sesuai harapan atau gagal panen.

2. Karbon Dioksida (CO2), bukan Asap pembakaran Bahan Bakar itu Karbon Monoksida (CO).

3. Sinar Matahari yang cukup,
- Usahakan mendapat Sinar Matahari mulai pagi sampai sore,
- Atau setidaknya usahakan mendapatkan sinar matahari pagi sampai siang.

4. Nutrisi Hidroponik yang bagus,
- Nutrisi Hidroponik yang banyak beredar disebut AB Mix, meski ada juga ABC Mix, ABCD Mix dan cuman satu Mix saja seperti merk Yara Kristalon.
- Pemilihan Racikan Nutrisi Hidroponik yang bagus itu penting, dengan banyaknya merk yang beredar, maka kita harus pandai memilih merk yang punya resep racikan dan bahan racikan yang cocok dengan tanaman dan kondisi lingkungan kita.
- Ada beberapa Merk Nutrisi AB Mix yang meninggalkan Redusi/Kotoran Kerak Garam yang lama lama bisa merusak Sistem dan menyumbat selang selang, Lalu ada juga yang membuat pH tidak stabil jadi harus sering cek dan menstabilkan pH setiap pagi, siang dan sore.
Dan ada lagi merk yang membuat tanaman daun nya menguning, pertumbuhan kurang bagus, dst.
- Akan lebih baik jika anda meracik dan melakukan percobaan dengan nutrisi sendiri, karena anda bisa menyesuaikan dengan kondisi iklim lingkungan, air baku  dan tanaman anda.
- Anda yang masih kelas Hobi atau Kebun kecil, bisa juga mencoba beberapa Merk dan di coba sendiri, sekarang banyak yang beredar dan paket ekonomis yg bisa di pilih.
Lebih baik lagi kalau mendapat saran atau testimoni dari banyak sumber, dan lebih baik kalau mereka dari satu daerah, alasanya setiap daerah punya Air Baku dan Iklim yang berbeda beda yang bisa mempengaruhi hasil dari Nutrisi AB Mix.

5. Air Nutrisi yang bagus,
- Air Nutrisi sebaiknya menggunakan Air Baku yang bagus (Soft Water), jika perlu anda saring/filter air nya agar besih dari garam, kapur, zat besi yg berlebihan, dst ( jangan memakai Air payau, Air yang banyak Kapur nya, dst )
Gunakan Air Baku (Soft Water) dengan Nilai TDS antara 0 - 180 ppm, jangan memakai di atas 180 ppm, karena ini masuk kategori Hard Water, ini bisa membuat pH tidak stabil.
Jika Nilai PPM Tinggi, maka di dalam Air Baku ada kemungkinan mengandung unsur unsur yang bisa mengacaukan pH dan akhirnya akan mengganggu pertumbuhan tanaman.
- Menjaga pH Air Nutrisi pada kisaran 5,5 sampai 6,5 ( Tabel pH untuk beberapa tanaman )
- Menjaga Suhu air di jaga di kisaran 25 celcius, Suhu Air nutrisi yang Hangat bisa menyebabkan panthogen hidup di Air Nutrisi ( contoh Pythium ) dan menyebabkan berkurangnya Kadar Oksigen terlarut yang di butuhkan akar tanaman.

6. Oksigen Terlarut (Dissolved Oxygen) yang banyak,
- Air Nutrisi usahakan mempunyai Kadar Oksigen terlarut (D.O.) yang banyak, jika perlu tambahkan Mesin Oksigen , Mesin Aerator + Air Stone atau memakai Sistem Hidroponik yang bisa memberikan Oksigen Terlarut yang banyak.
- Kadar Oksigen Terlarut di pengaruhi Suhu Air, pada Suhu Air Nutrisi 10 C jumlah D.O. ada di kisaran 13 ppm, pada 20C ada di kisaran 9 ppm dan pada 30C hanya kisaran 7 ppm.
- Jika Suhu Air Panas, maka jangan menggunakan Sistem NFT/DFT yang Panjang, karena dalam perjalanan D.O. akan habis, sehingga tanaman tidak tumbuh merata.
- Jika tanaman kekurangan Oksigen Terlarut dalam jangka panjang, maka tanaman akan Stress (akar akan mengeluarkan hormon ethylene) sehingga mudah di serang Pythium (Penyebab Busuk Akar), Daun menjadi kuning, Tangkai daun menjadi layu, pertumbuhan melambat karena mengganggu sehingga panen bisa menurun atau gagal

7. Suhu Lingkungan yang ideal
- Tergantung jenis tanaman, tapi ada di kisaran antara di 20 - 30 C,
- Suhu Lingkungan maksimal di 43 C, tergantung jenis tanaman juga.
- Meski suhu lingkungan panas, air nutrisi harus tetap dijaga agar dingin pada suhu di kisaran 25 C.

8. Kualitas Benih yang bagus,
- Jangan menyimpan benih sembarangan, usahakan di simpan di tempat dingin, saya sarankan di simpan dalam kulkas, tapi bukan di freezer.
- Dan usahakan beli benih pack yang kemasan pabrik,
- Jangan membeli/memakai benih yang sudah kadaluwarsa,
- Beberapa merk benih punya kekurangan dan kelebihan tersendiri, jadi jangan heran jika menanam tanaman yang sama hasil bisa beda dengan di kebun orang lain.

9. Perawatan yang baik, lalu Kesabaran dan telaten,
- Perawatan dengan Pembersihan dan Sterilisasi Sistem Hidroponik dan Tandon itu penting, agar tanaman bisa tumbuh dengan sehat.
- Menanam secara Hidroponik tidak semudah yang anda bayangkan, untuk dapat hasil yang bagus kita harus merawatnya dengan sabar dan telaten, kalau anda hanya kurang sabar dan telaten, sebaiknya jangan menjadi Petani, karena anda pasti menyerah di tengah jalan saat menghadapi capek nya menyemai , memindah tanam, membersihkan sistem & tandon, menghadapi panen jelek, menghadapi gagal panen, dst
- Kesabaran dan Telaten itu penting, karena Petani harus Merawat Semaian, Memindahkan tanaman, membersihkan sistem, membersihkan tandon, memberikan air nutrisi jika berkurang, Memperhatikan tanaman apa ada yang di serang penyakit & hama, dst

Jangan hanya tergiur dengan Hasil Panen yang banyak dan Uang hasil penjualan yang banyak, karena di Pertanian tidak se Indah dan Semudah yang anda Bayangkan.

Jumat, 24 Maret 2017

Menanam Tanaman Cabe dengan Sistem Water Culture (DWC Kratky)


Di bawah ini adalah Video Kebun saya:



Alhamdulillah, bisa lanjut menulis setelah tadi menulis Semai tanaman Cabe.
Kali ini saya lanjut menulis tentang Menanam Cabe di Sistem Water Culture dengan Box Streofoam.
Dari pengalaman saya menggunakan buat menanam Tomat dan Melon, ternyata Sistem ini yang paling bagus.
Tanaman bisa subur dan lebat, bahkan Daun tanaman cabe bisa sebesar telapak tangan.

Dulu saya menanam Sistem Water Culture menggunakan Pot Pot Plastik, bagi anda yang mengikuti Google Plus milik saya sejak dulu, pasti tahu kalau saya pernah menanam Cabe di Pot Plastik,
Lalu Saya juga pernah Menanam di Box Streofoam tanaman Tomat dan Melon.

Dengan menggunakan Box Streofoam, maka Suhu Air Nutrisi akan stabil, tidak terpengaruh panas nya suhu di siang hari.
Jadi akar bisa tumbuh dengan baik tidak stress karena air nutrisi yang panas.
Streofoam adalah bahan Isolator Suhu yang baik, ini di pakai di termos air panas, di box buat menyimpan es, di termos es, dst.

Saya memakai Box Streofoam yang tebal nya sekitar 2 cm dan bisa berisi sekitar 10 Liter air.
Harga di tempat tinggal saya kisaran Rp 13.000 - Rp 25.000 (Tergantung toko nya) ,
Setelah ber keliling di area kota saya, yaitu kota malang, akhirnya saya menemukan toko yang murah,
yaitu Toko MAKMUR di Jalan Martadinata daerah Kota Lama (Pecinan) dekat Apotik Boldy.

Dari ilmu yang saya dapat di Youtube oleh Peter Stanley , Youtube oleh Khang Starr dan Pepperlover.com, untuk meng Optimalkan pertumbuhan tanaman cabe, anda bisa menambah CalMag jika memang Nutrisi AB Mix kurang memenuhi kebutuhan Cal dan Mag.
Disarankan memberi dengan perbandingan Cal dan Mag sebesar 2:1.
Jadi saya beri kan tambahan Calsium Nitrat dan Magnesium Sulfat, JIKA memang AB Mix kurang memenuhi kebutuhan Cal dan Mag.
Fungsi dari Calsium untuk mengurangi kerontokan bunga dan Magnesium untuk menyehatkan tanaman.

Alhamdulillah, AB Mix merk Splendid, tidak memerlukan tambahan Cal Mag.

Silahkan di baca lebih lanjut.... 

Kamis, 23 Maret 2017

Menyemai Tanaman Cabe (Pem Bibit an)

Ini di sebut Bibit, yaitu tanaman yang sudah siap di pindah ke tempat pembesaran.

Alhamdulillah, sekarang ada waktu untuk menulis lagi.
Saat nya menulis tenang Tanaman Cabe.

Kali ini tentang menyemai Benih tanaman cabe, cara ini bisa di pakai buat semai tanaman buah lain nya seperti tomat, melon, dst
Saya memakai Gelas Plastik kecil warna putih, agar tidak menyerap panas dan untuk mengurangi sinar matahari yang mengenai air nutrisi agar air nya tidak berlumut.
Biasanya di toko disebut Gelas plastik buat Kopi dan Gelas Plastik ini yang Ukuran tinggi nya sekitar 6 cm dan Diameter 7 cm.
Sebaiknya pakai yang Ukuran segitu, agar semaian tidak kutilang.

Disini saya contoh kan saat menyemai tanaman cabe jenis Red Habanero,
yang mulai saya semai pada tanggal 1 Maret 2017.

Sedikit meluruskan salah sebut yang kadang terjadi di masyarakat awam, mengenai Benih dan Bibit.

  1. Benih ini Istilah untuk Biji dari Buah tanaman untuk di Semai menjadi Bibit.
  2. Bibit ini Istilah untuk Tanaman hasil dari semaian yang siap untuk di besar kan.


Senin, 20 Maret 2017

Me Larut kan Nutrisi AB Mix paket 100 Liter. ( Membuat Pekatan Nutrisi AB Mix )



Karena banyak pertanyaan untuk Melarutkan Nutrisi paket 100 Liter yang ada di Paket Pemula Hidroponik.
Maka ini saya kasih kumpulan foto foto saat saya melarutkan Nutrisi AB Mix paket 100 Liter.

Lalu disini saya kasih contoh Nutrisi AB Mix untuk Tomat,
tapi cara ini bisa dipakai pada Nutrisi AB Mix yang lain, seperti Sayuran Daun, Umum, dst.

Jadi Bagi anda Pembeli Paket Pemula Hidroponik bisa menggunakan cara ini.

Saya sarankan membaca ini juga Tabel untuk ukuran PPM dan PH Hidroponik


Minggu, 19 Maret 2017

Menanam Kangkung dengan Sistem Water Culture (Kratky/DWC)



Alhamdulillah, sekarang saya lanjut menulis lagi.
Seperti janji saya sebelumnya di Artikel Menyemai Kangkung tanpa Metan, sekarang saya lanjut menulis Sistem Pembesaran Tanaman Kangkung dengan Biaya Produksi yang lebih murah di banding Sistem NFT yang saya punya.

Nama Sistem nya Water Culture tanpa Wick, bisa masuk kategori Sistem Kratky dan Deep Water Culture.
Disini anda bisa atau tidak memakai Mesin Aerator dan Tanpa menggunakan Sumbu/Flanel (ini juga biaya, jadi jangan pakai itu sudah bisa)

Agar tanaman bisa tumbuh bagus, sebaiknya pakai Box Streofoam karena bahan Streofoam adalah Isolator Suhu yang bagus, bisa membuat suhu air nutrisi stabil dan cenderung dingin.

Box Streofoam yang saya pakai dari Bekas Wadah Buah Anggur, saya dapatkan dari tempat pembuangan di Supermarket Giant secara Gratis.

Disini saya jelaskan mengenai Perhitungan Biaya Produksinya pada bagian bawah Artikel ini.
Sekitar Rp 900 per 400 gram.


Sabtu, 18 Maret 2017

Menyemai Kangkung tanpa Metan


Semai kangkung tanpa metan

Alhamdulillah, saya ada waktu untuk menulis Blog saya lagi.
Kali ini saya menulis apa yang pernah saya share di Google Plus milik saya.

Bagi yang ingin terjun ke Bisnis, maka akan berusaha menanam yang paling laris dan mudah.
Salah satunya adalah tanaman Kangkung.

Tanaman Kangkung paling mudah di budidaya, dengan umur panen sekitar 2-3 minggu.
Dan banyak di cari di pasar, meski dengan harga yang "murah" tapi kita bisa mem produksi lebih cepat.
Dibanding tanaman lain, seperti Selada Keriting dan Sawi Sawi-an yang butuh 5-7 minggu untuk panen.

Karena harga Sayuran Kangkung "Murah", maka harus di buat biaya produksi semurah mungkin.
Salah satunya dengan menanam tanpa Metan, mulai semai sampai pembesaran.

Kali ini akan saya tulis menyemai tanpa Metan yang sudah pernah saya lakukan.
Dulu awal mencoba saya pakai potongan potongan pipa agar kecambah bisa tertopang.
Setelah berhasil, maka bisa di ganti pakai Tray Semai yang isi 200 lubang, karena bisa menopang dengan baik.
Karena Lubang pada Tray Semai masih terlalu besar, maka perlu di perkecil agar Biji Kangkung tidak jatuh.
Saya pernah mencoba memberi Kasa Perban, tapi jika setiap kali selesai semai harus pasang lagi, maka tidak efisien di waktu.
Akhirnya saya perkecil pakai Potongan sisa pinggiran Tray semai.

Nampan saya bungkus Kresek agar lebih Awet Nampan nya, nanti yang rusak hanya Bungkus Plastik Kresek nya saja.


Kamis, 03 Maret 2016

Buku Digital tentang Pertanian ( E-Book )

Selamat datang di Blog saya, kali ini saya ingin berbagi buku buku bacaan yang saya dapatkan di internet.
Buku ini Gratis dan kebanyakan dari Universitas di Luar Negri atau Instansi Pertanian di Negara Luar Negri.
Jadi Buku nya ber kualitas..

1. Buku tentang Sistem Deep Water Culture dengan nama Kratky ( dari Hawaii ) - http://www.ctahr.hawaii.edu/hawaii/downloads/A_Suspended_Pot_Non-circulating_Hydroponic_method.pdf

2.Buku tentang Sistem Dynamic Root Floating ( dari Taiwan ) - http://www.fftc.agnet.org/htmlarea_file/library/20110801154442/eb330.pdf

3. Buku tentang Penelitian , Tanda tanda Kekurangan unsur pada Fisik Tanaman dan Resep Nutrisi dari Australia - http://www.dpi.nsw.gov.au/__data/assets/pdf_file/0007/385576/Leafy-Asian-veg-final-Low-Res.pdf

4. Buku nya mirip dengan no 3 dari Australia juga, penelitian nya mirip - http://ausveg.com.au/intranet/technical-insights/docs/vg07153.pdf

5. Buku panduan Hidroponik dari Departemen Pertanian Sri Lanka - http://www.academia.edu/27186577/DEPARTMENT_OF_AGRICULTURE_SRI_LANKA_ny_hydroponics

6. Buku tentang Green House - http://www.fao.org/3/a-i3284e.pdf



Di Google Plus ada yang tanya, E Book ber Bahasa Indonesia.
Yang saya tahu hanya satu, keluaran Balai Pertanian Indonesia, cuman Buku ini biasanya hanya ada di Perpustakaan Kota atau Sekolahan.
Di Slideshare ada yang men scan dan di taruh di Slideshare, silahkan kesini:
1. Buku Budidaya Sayuran dengan Sistem Hidroponik - http://www.slideshare.net/makmoery/budidaya-sayuran-dengan-sistem-hidroponik


Selamat membaca dan Semoga membantu. :-)

Senin, 09 November 2015

Resiko di Dunia AgroBisnis Pertanian ( Hidroponik )

Kebun Hidroponik Lettuce mengalami Bolting

  Setelah saya menulis tentang Prospek Dunia Agro Bisnis Pertanian Hidroponik, sekarang saya tulis tentang Resiko nya.
Tulisan ini agar kita bisa memperhitungkan dengan matang sebelum masuk ke dunia Agro Bisnis, terutama di pertanian Hidroponik.

Resiko itu diantaranya:
1. Kondisi Cuaca yang punya Suhu Ekstrim.
2. Managemen Perawatan Kebun yang tidak baik.

Masih banyak yang lain, tapi saya tulis itu saja sebagai gambaran, untuk selanjutnya silahkan di baca di bawah ini.

Senin, 26 Oktober 2015

Sistem Fertigasi untuk tanaman Tomat

Kali ini saya menulis artikel tentang Sistem Fertigasi di dalam pertanian hidroponik,
Artikel ini bersumber dari forum kaskus, dan di tulis oleh Marutoklopokono (Pak Ardy), berdasarkan pengalaman dia di kebun hidroponik miliknya di Lembang.
Artikel ini saya edit seperlunya untuk menambahkan informasi.


Kebun Hidroponik Tomat sistem Fertigasi milik Pak Huda di Nongkojajar, kota Malang.
Didalam foto dari kiri adalah Pak Tosin Glio, Pak Tatag Hadi dan Pak Huda.

Disclaimer/Peringatan :
1. Apa yang ane share di sini hanyalah contoh, sekedar sharing apa yang ane lakukan di kebun,
jangan dijadikan patokan atau bahkan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Kondisi kebun kita berbeda-beda Om/Tante sekalian.
Jadi temukan yang paling pas di situ.

2. Yang ane kasih contoh memang hanya Tomat saja, karena Tomat sedikit lebih kompleks daripada Cabe, dll.
Menurut ane kalau lulus di Tomat maka nanem yang lain semoga bisa lancar.

3. Penyiraman ane lakukan 3 kali sehari jam 8 pagi, jam 12 siang, jam 5 sore, masing-masing 200 ml larutan.  ( Dengan menyeting Timer pada Jam 08:00, 12:00 dan 17:00 )
Ane pesen aja lakukan penyiraman secara konsisten.
kalau 2 kali sehari ya 2 kali terus, kalau 3 kali ya 3 kali terus sampai panen.
Tomat itu sensitif terhadap perbedaan kuantitas penyiraman.
Jangan sampai kalau gak sempet nyiram gak disiram sama sekali, kalau pas semangat nyiram nyiramnya sampai 5 kali sehari pompa dijalanin.
Jadi yang dimainin TDS-nya, jangan kuantitas penyiramannya.
Ane gak gunakan sistem continue, tapi Timer.
Karena beberapa penyakit Tomat timbul salah satunya karena ketidak konsistenan penyiraman.

Ane membagi penanaman Tomat dalam 4 Fase yang berbeda.
Kalau ada yang membagi menjadi 3 atau atau bahkan cuma 2, dipersilahkan.
Semua punya alasan masing-masing berdasarkan pengamatan kebutuhan dan kondisi lingkungan kebun.

Selanjutnya, mari kita bahas mengenai Fase Fase tersebut.
Silahkan di baca sampai akhir dan di simak.

Minggu, 25 Oktober 2015

Sedikit gambaran tentang prospek industri agro dengan sistem hidroponik

Kali ini saya menulis artikel tentang gambaran prospek bisnis di pertanian hidroponik.
Artikel ini saya ambil dari forum kaskus, tulisan dari agan Marutoklopokoni (Pak Ardy)
( saya edit dan tambahkan beberapa point penting. )
Kebun 1

Kebun 2

Kebun 3

Kebun 4

Sudah dipacking siap ke Supermarket

Silahkan lihat sendiri harga per kilonya ( Rp 80.000/Kg )

Bisa dilihat betapa menjanjikan sekali industri agro jika ditekuni sungguh-sungguh.

Selanjutnya mari kita bahas lebih lanjut, silahkan di simak dengan baik baik.

Senin, 07 September 2015

Menyemai dengan Pasir dari Batu Zeolit

Menyemai dengan Pasir Batu Zeolit
  Menyemai adalah hal yang paling penting untuk mendapatkan tanaman yang bisa tumbuh dengan bagus dan baik,
Jika Semai an bisa bisa baik dan bagus, maka tanaman bisa tumbuh dengan lebih cepat, lebih besar dan dengan bentuk yang bagus.
Sehingga hasil panen ikut bagus dan baik juga.

  Di Artikel ini saya menulis menyemai dengan Pasir Zeolit karena dari  Pengalaman Saya ,
hasil semaian lebih bagus dari Arang Sekam atau dengan Spon atau dengan Rockwoll.
Usahakan pakai Pasir Zeolit yang Lembut (Ukuran pasir terkecil), karena dari Pengalaman menggunakan Pasir Zeolit yang ukuran lembut dan yang ukuran sedang, lebih bagus yang ukuran lembut.
Untuk Ukuran yang sedang, itu membuat akar semaian susah menembus sela sela pasir nya.

Selasa, 04 Agustus 2015

Hidroponik Sistem NFT dengan Pipa PVC (Belah Dua)

Sistem Hidroponik dengan Gully PVC

Sudah lama saya tidak menulis Blog, karena masih sibuk dengan Sistem Hidroponik di Pipa PVC ini.
Butuh waktu untuk membuatnya menjadi sistem hidroponik yang bagus dan efisien.

Alhamdulillah, Meski Sistem Dewasa hanya memakai Gully 2,5" di belah dua,
Hasilnya bagus.
Saya bisa dapat kan per lubang dengan satu tanaman di rata rata 120 gram, dengan maks 140 gram.
Dan jika satu lubang di isi dua tanaman, bisa dapat maks 165 gram.

Agar bisa mendapatkan hasil yang bagus, trik nya ada di Semai dan Sistem Remaja.
Semai yang banyak, kira kira 10-20 % lebih banyak dari total Lubang Sistem Remaja,
dan saat mau di pindahkan ke Sistem Remaja, anda pilih tanaman yang bagus saja, yaitu terlihat paling besar dan bagus tumbuhnya.

Lalu di Sistem Remaja juga beri lebih banyak dari Sistem Dewasa, kira kira 10-20%.
Dan Saat akan di pindahkan, pilih yang paling bagus saja, yaitu terlihat paling besar dan bagus tumbuhnya.

Alhamdulillah, Sawi Pak Choy White pada masa panen pertama, sudah terjual sebanyak 11,5 Kg.
Lalu saya masak sendiri sebanyak 2,2 Kg, jadi Total Panen adalah sekitar 13,7 Kg.
Ini bisa lebih jika anda bisa menanam semaian lebih banyak, lalu menyeleksi yang terbaik pada masa remaja.

Selama Masa Panen yang pertama,
Total Pemakaian Nutrisi AB Mix = 805 mL
Total Pemakaian Air PDAM = 294 L
Panen pada Hari ke 34 HSS , dan baru laku semua sampai hari ke 41 HSS.


Rabu, 22 April 2015

Sistem Semai di Talang PVC dengan Aliran Air


Kali ini saya menulis Artikel tentang pengalaman saya bermain dengan Sistem Persemaian menggunakan Talang PVC dengan Aliran Air.
Saya lihat, di Kebun kebun Hidroponik besar, kebanyakan memakai semaian seperti ini.
Jadi saya ingin mencoba juga, apakah bisa membuat tanaman yang disemai bisa cepat tumbuh di bandingkan dengan Sistem Semai AutoPot yang saya buat sebelumnya.

Ternyata, tidak ada bedanya.
Tanaman Sawi Pak Choy White yang saya semai di sistem semai AutoPot di Baki dan Aliran Air di Talang PVC, sama sama memiliki kecepatan tumbuh yang sama.
Saya sudah mencoba sampai 2 kali semai, dan sama saja.

Jadi bagi para pengunjung dan pembaca blog, yang masih memakai sistem AutoPot di Baki, tidak perlu kecewa karena belum bisa membuat Sistem Semai di Talang PVC.

Saya sendiri, sudah melepas sistem semai Talang PVC ini.
dan mau mengganti dengan sistem AutoPot lagi.
Tapi dengan Wadah Air yang lebih banyak, agar Frekuensi pengisian Wadah Air nya bisa di kurangi.
Kenapa saya mengganti nya, karena tidak memerlukan Pompa Air, jadi hemat listrik.
^_^



Jumat, 13 Maret 2015

Sistem Semai di Baki dengan AutoPot Botol.


   Kali ini saya menulis cara semai di Baki dengan sistem pengairan otomatis dengan menggunakan Botol plastik.
Sistem ini meniru cara kerja Tempat Air Minum buat Ayam.
Dengan cara melubangi di bawah Botol, maka Air akan keluar ke dalam Baki sampai ketinggian tertentu, setelah itu akan berhenti mengalir.
Jika air di Baki berkurang karena penguapan atau di serap sama tanaman yang di semai,
Maka secara otomatis Air akan keluar dari Botol menuju ke Baki lewat lubang di bawah nya.

  Botol harus di tutupi agar Air di dalam botol tidak di tumbuhi lumut, atau Alga.
Bisa di tutup dengan Kresek seperti yang saya lakukan, atau kalau mau tampak lebih bagus,
bisa di cat dengan warna cerah, misal putih.
Kenapa warna cerah, ini agar tidak menyerap panas dari Sinar Matahari.


Senin, 29 Desember 2014

Hidroponik sistem NFT dengan Atap Gelombang

Sistem NFT dengan Atap Gelombang

   Sudah lama saya tidak menulis artikel di blog ini, karena banyaknya kesibukan.
Kali ini saya akan menulis tentang pengalaman saya dalam menanam Sawi PakChoy di Sistem NFT yang memakai Atap Gelombang.

  Atap Gelombang sekarang sudah ada yang tidak berbahan asbes lagi, meski di toko masih sering di sebut Asbes Gelombang.Demi keamanan dan kesehatan dari terkena Kangker, Hindari yang berbahan Asbes/Asbestos. 
   Jadi saat membeli Atap Gelombang, cari yang ber bahan Fiber Semen.Kalau anda ragu, sebaiknya pakai Atap Gelompang Plastik, lalu di lapisi Plastik Hitam atau Di cat bawahnya dengan Warna Putih, Biru atau Hijau agar tidak ada cahaya yang masuk ke aliran air nya, yang bisa menyebabkan tumbuhnya lumut/alga.

Sistem NFT ku menggunakan Timer Digital Switch untuk menghidupkan Pompa Air pada jam 05:00 pagi sampai 06:00 sore, setiap hari.
FYI, Pada Malam hari tidak ada cahaya, maka tidak terjadi fotosintesis, maka tanaman tidak memerlukan nutrisi.


Selasa, 03 Juni 2014

Hidroponik sistem Kratky / Water Culture di Bak




Sekarang saya akan menuliskan pengalaman saya menanam hidroponik dengan sistem Kratky.
Saya juga membuat rak mini greenhouse untuk menempatkan tanaman ini di atas genting.

Edit 12 Januari 2016:
Sistem Kratky itu mirip dengan Sistem Wick/Sumbu, tapi dalam Sistem Kratky tidak perlu sumbu,
Hanya memanfaatkan Akar yang panjang, dengan merendam sebagian Akarnya di Air Nutrisi,

dan sebagian Akarnya buat mengambil Oksigen.
Saya sudah bandingkan dengan Sistem NFT dan Tanpa menggunakan Aerator.
Hasilnya tetap bagus, dan tidak begitu beda dengan Sistem NFT atau dengan menggunakan Aerator.
Saya mencoba nya dengan menanam Sawi Pak Choy dan Kangkung.


Untuk menanam di tempat saya yang cuacanya lumayan panas, perlu di kasih atap dari plastik putih.
Dan dikasih net insect di sekelilingnya agar tidak di makan hama belalang.





Dalam sistem rakit apung ini saya menanam selada keriting, sawi bunga, sawi bakso, sawi pak choy.


Jumat, 04 April 2014

Hasil Penelitian Media Tanam yang Bagus

Kali ini saya akan menulis hasil penelitian yang saya lakukan dengan Media Tanam untuk Hidroponik.
Media tanam yang sering dipakai dan mudah didapat adalah Arang Sekam, karena Porous dan tahan jamur dan alga.
Tapi ada juga alternatif lain nya, yaitu Rajangan pakis, Spon dan Pasir Zeolit.

Ada lagi yang lain seperti Hydroton dan Rock Woll, tapi ini lebih mahal dan susah di dapatkan.

Karena itu saya melakukan penelitian ini, untuk mendapatkan media tanam yang paling baik dan mudah didapatkan.

Media tanam yang saya teliti adalah:
 - Arang Sekam ( ini sebagai pembanding )
 - Rajangan Pakis
 - Spon

Untuk penelitian Media Tanam Spon, ini saya lakukan di Pipa PVC.
Saya tanam tanaman Selada Keriting dan Sawi dalam Satu Pipa PVC.
Hasil nya, pertumbuhannya kurang bagus.
Kurus kurus.

Ini foto penampakan nya:
Pada Pipa PVC atas memakai Metan arang sekam.
Lalu pada Pipa PVC bawah, memakai Metan spon.

Di foto di atas, untuk Pipa PVC di atas dan di bawah, itu tidak berhubungan.
Jadi Air Nutrisi nya tidak sama antara Pipa PVC atas dan bawah.
Untuk PPM saya samakan antara Pipa PVC atas dan bawah.

Jadi Metan Arang Sekam lebih baik daripada Metan Spon.
Tentu saja hasil penelitian ini bisa berbeda dengan di tempat lain.
Karena faktor air, suhu dan cahaya juga berpengaruh.


Jumat, 28 Maret 2014

Hidroponik di Pipa PVC

Sudah lama saya tidak menulis blog, karena saya masih mempelajari hidroponik di Pipa PVC.
Alhamdulillah minggu kemarin tanggal 23 Maret 2014 saya sudah panen sawi.

Sistem Hidroponik yang saya pakai bukan Sistem NFT, hanya air tenang (Air Statis).
Tanpa aerator juga.
Jadi ini seperti mengganti botol ke pipa pvc.

Jika anda membutuhkan Artikel tentang Sistem NFT dengan Pipa PVC, silahkan Klik Di Sini

Dibawah ni foto sawi yang saya panen:

Hasil Panen
Hasil Panen


Alhamdulillah bisa buat di jadikan tumis sawi.


Pada penanaman menggunakan Pipa PVC, saya mencoba mempelajari media tanam arang sekam dan spons.
Lalu saya coba ber hemat dengan memakai "Net Pot" dari pipa pvc 1" yang saya potong potong dengan panjang sekitar 7 cm.

Ilmu yang saya dapatkan adalah:
1. Media Spon kurang bagus, saya mencoba media spon pada pipa pvc di bawah.
Hasilnya tanaman kurang bagus pertumbuhannya.

2. Penggunaan Pipa PVC sebagai "Net Pot" itu boros uang, dan memotong nya susah.
Harga pipa pvc 1" adalah 35 ribu, itu bisa jadi 50 net pot, jadi harga per net pot adalah 700 Rupiah.
Sebaiknya pakai gelas plastik saja, isi 50 harganya 6.500,- Rupiah, jadi per net pot adalah 130 Rupiah.

3. Suhu yang Panas mempengaruhi pertumbuhan Selada keriting, sehingga membuat jadi Etolasi, disebut juga Kutilang (Kurus Tinggi dan Langsing).
Selada Keriting dan Lettuce butuh Suhu Air Nutrisi di 25 C dan Suhu Ruangan Maks 30 C agar pertumbuhan bagus.

4. Sinar Matahari (SiMat) mempengaruhi pertumbuhan Selada Keriting, saya menaruh pipa pvc di tembok.
Dan matahari berada di sebelah kanan, dengan sudut kemiringan kira kira 10 Derajat yang menyebabkan Sinar matahari pagi hanya mengenai sebagian tanaman di sebelah kanan.
Untuk Sawi Caisim, ini tidak terlalu memberi efek, meski membuat pertumbuhan kurang memuaskan.
Sinar Matahari efektif hanya dapat setelah jam 12 siang sampai Sore saja.
Jadi kekurangan Sinar Matahari, serta Tanaman itu paling butuh Sinar Matahari Pagi.

5. Saya amati, pertumbuhan nya malah lebih baik di botol, di dekat pipa pvc, ada di sebelah kanan, saya juga menanam dengan botol.
Karena Sinar matahari pagi lebih banyak mengenai botol dari pada pvc, tapi perbedaanya di tanaman selada keriting sangat berbeda, lebih bagus di botol karena tidak etolasi.
Sawi juga lebih cepat tumbuhnya dan bagus.
Dan lebih bagus lagi, Sistem Status yang saya menanam nya pakai Bak Bak yang saya taruh di atas genting , karena saya taruh di atas genting.


Senin, 03 Maret 2014

Tabel untuk ukuran PPM dan PH Hidroponik

Sudah lama saya tidak meng update isi blog saya,
Kali ini saya kasih Update tentang informasi ukuran / takaran PPM dan PH buat Tanaman Hidroponik.




Jika ingin tabel yang lebih lengkap, bisa mendownload file excel ini Daftar ukuran pH TDS PPM untuk Tanaman Hidroponik

Pada saat Musim Hujan, Tanaman mem butuh kan PPM/Ec lebih banyak, jadi silahkan di set ke PPM/Ec tertinggi.
Sebaliknya saat Musim Panas, tanaman mem butuh kan PPM/Ec Sedikit, karena tanaman lebih banyak menyerap Air dan menguapkan Air lewat Daun nya, maka PPM/Ec sebaiknya di set terendah.

Saya sarankan membaca ini juga Me Larut kan Nutrisi AB Mix paket 100 Liter. ( Membuat Pekatan Nutrisi AB Mix )

Jumat, 10 Januari 2014

Hidroponik di Botol plastik bekas




Sudah lama saya tidak menulis blog ini, karena saya masih melakukan percobaan menanam Selada Keriting dan Sawi Pahit di Botol bekas Pocari yang 2 Liter.

Hidroponik ini bagi saya lebih menguntungkan dan mudah dari pada Vertikultur.
Saya tidak perlu kotor kena tanah, tidak perlu menyiram tiap hari, dan cukup menjaga agar air nutrisi tidak kehabisan.
Lalu jeda pengecekan cukup 1 minggu sekali.
Asalkan tanaman terkena matahari yang cukup, maka tanaman akan tumbuh subur,  mudah kan.... :)

Bagi yang sibuk kerja dan tidak punya banyak waktu, ini cocok sekali sebagai hobi atau usaha sampingan.

Anda juga bisa melihat Kumpulan Foto Foto saat saya mengajarkan kepada Anak Anak SMK disini https://plus.google.com/photos/112492023972047296827/album/6004630912954687569