Selamat Datang

Bagi pengunjung Blog, silahkan di baca dan di simak dengan baik, pada Artikel dan Komentar untuk mendapatkan ilmu dan manfa'at nya.

Silahkan mengunjungi Toko Online di sini Tokopedia Teguh HydroFarm dan Shopee Teguh Sakura
Silahkan mengunjungi Channel Youtube disini Youtube Teguh Sakura

Alhamdulillah, Terima kasih bagi yang telah mengunjungi Blog, Toko dan Channel Youtube.




Senin, 20 Maret 2017

Me Larut kan Nutrisi AB Mix paket 100 Liter. ( Membuat Pekatan Nutrisi AB Mix )



Karena banyak pertanyaan untuk Melarutkan Nutrisi paket 100 Liter yang ada di Paket Pemula Hidroponik.
Maka ini saya kasih kumpulan foto foto saat saya melarutkan Nutrisi AB Mix paket 100 Liter.

Lalu disini saya kasih contoh Nutrisi AB Mix untuk Tomat,
tapi cara ini bisa dipakai pada Nutrisi AB Mix yang lain, seperti Sayuran Daun, Umum, dst.

Jadi Bagi anda Pembeli Paket Pemula Hidroponik bisa menggunakan cara ini.

Saya sarankan membaca ini juga Tabel untuk ukuran PPM dan PH Hidroponik


Minggu, 19 Maret 2017

Menanam Kangkung dengan Sistem Water Culture (Kratky/DWC)



Alhamdulillah, sekarang saya lanjut menulis lagi.
Seperti janji saya sebelumnya di Artikel Menyemai Kangkung tanpa Metan, sekarang saya lanjut menulis Sistem Pembesaran Tanaman Kangkung dengan Biaya Produksi yang lebih murah di banding Sistem NFT yang saya punya.

Nama Sistem nya Water Culture tanpa Wick, bisa masuk kategori Sistem Kratky dan Deep Water Culture.
Disini anda bisa atau tidak memakai Mesin Aerator dan Tanpa menggunakan Sumbu/Flanel (ini juga biaya, jadi jangan pakai itu sudah bisa)

Agar tanaman bisa tumbuh bagus, sebaiknya pakai Box Streofoam karena bahan Streofoam adalah Isolator Suhu yang bagus, bisa membuat suhu air nutrisi stabil dan cenderung dingin.

Box Streofoam yang saya pakai dari Bekas Wadah Buah Anggur, saya dapatkan dari tempat pembuangan di Supermarket Giant secara Gratis.

Disini saya jelaskan mengenai Perhitungan Biaya Produksinya pada bagian bawah Artikel ini.
Sekitar Rp 900 per 400 gram.


Sabtu, 18 Maret 2017

Menyemai Kangkung tanpa Metan


Semai kangkung tanpa metan

Alhamdulillah, saya ada waktu untuk menulis Blog saya lagi.
Kali ini saya menulis apa yang pernah saya share di Google Plus milik saya.

Bagi yang ingin terjun ke Bisnis, maka akan berusaha menanam yang paling laris dan mudah.
Salah satunya adalah tanaman Kangkung.

Tanaman Kangkung paling mudah di budidaya, dengan umur panen sekitar 2-3 minggu.
Dan banyak di cari di pasar, meski dengan harga yang "murah" tapi kita bisa mem produksi lebih cepat.
Dibanding tanaman lain, seperti Selada Keriting dan Sawi Sawi-an yang butuh 5-7 minggu untuk panen.

Karena harga Sayuran Kangkung "Murah", maka harus di buat biaya produksi semurah mungkin.
Salah satunya dengan menanam tanpa Metan, mulai semai sampai pembesaran.

Kali ini akan saya tulis menyemai tanpa Metan yang sudah pernah saya lakukan.
Dulu awal mencoba saya pakai potongan potongan pipa agar kecambah bisa tertopang.
Setelah berhasil, maka bisa di ganti pakai Tray Semai yang isi 200 lubang, karena bisa menopang dengan baik.
Karena Lubang pada Tray Semai masih terlalu besar, maka perlu di perkecil agar Biji Kangkung tidak jatuh.
Saya pernah mencoba memberi Kasa Perban, tapi jika setiap kali selesai semai harus pasang lagi, maka tidak efisien di waktu.
Akhirnya saya perkecil pakai Potongan sisa pinggiran Tray semai.

Nampan saya bungkus Kresek agar lebih Awet Nampan nya, nanti yang rusak hanya Bungkus Plastik Kresek nya saja.


Kamis, 03 Maret 2016

Buku Digital tentang Pertanian ( E-Book )

Selamat datang di Blog saya, kali ini saya ingin berbagi buku buku bacaan yang saya dapatkan di internet.
Buku ini Gratis dan kebanyakan dari Universitas di Luar Negri atau Instansi Pertanian di Negara Luar Negri.
Jadi Buku nya ber kualitas..

1. Buku tentang Sistem Deep Water Culture dengan nama Kratky ( dari Hawaii ) - http://www.ctahr.hawaii.edu/hawaii/downloads/A_Suspended_Pot_Non-circulating_Hydroponic_method.pdf

2.Buku tentang Sistem Dynamic Root Floating ( dari Taiwan ) - http://www.fftc.agnet.org/htmlarea_file/library/20110801154442/eb330.pdf

3. Buku tentang Penelitian , Tanda tanda Kekurangan unsur pada Fisik Tanaman dan Resep Nutrisi dari Australia - http://www.dpi.nsw.gov.au/__data/assets/pdf_file/0007/385576/Leafy-Asian-veg-final-Low-Res.pdf

4. Buku nya mirip dengan no 3 dari Australia juga, penelitian nya mirip - http://ausveg.com.au/intranet/technical-insights/docs/vg07153.pdf

5. Buku panduan Hidroponik dari Departemen Pertanian Sri Lanka - http://www.academia.edu/27186577/DEPARTMENT_OF_AGRICULTURE_SRI_LANKA_ny_hydroponics

6. Buku tentang Green House - http://www.fao.org/3/a-i3284e.pdf



Di Google Plus ada yang tanya, E Book ber Bahasa Indonesia.
Yang saya tahu hanya satu, keluaran Balai Pertanian Indonesia, cuman Buku ini biasanya hanya ada di Perpustakaan Kota atau Sekolahan.
Di Slideshare ada yang men scan dan di taruh di Slideshare, silahkan kesini:
1. Buku Budidaya Sayuran dengan Sistem Hidroponik - http://www.slideshare.net/makmoery/budidaya-sayuran-dengan-sistem-hidroponik


Selamat membaca dan Semoga membantu. :-)

Senin, 09 November 2015

Resiko di Dunia AgroBisnis Pertanian ( Hidroponik )

Kebun Hidroponik Lettuce mengalami Bolting

  Setelah saya menulis tentang Prospek Dunia Agro Bisnis Pertanian Hidroponik, sekarang saya tulis tentang Resiko nya.
Tulisan ini agar kita bisa memperhitungkan dengan matang sebelum masuk ke dunia Agro Bisnis, terutama di pertanian Hidroponik.

Resiko itu diantaranya:
1. Kondisi Cuaca yang punya Suhu Ekstrim.
2. Managemen Perawatan Kebun yang tidak baik.

Masih banyak yang lain, tapi saya tulis itu saja sebagai gambaran, untuk selanjutnya silahkan di baca di bawah ini.

Senin, 26 Oktober 2015

Sistem Fertigasi untuk tanaman Tomat

Kali ini saya menulis artikel tentang Sistem Fertigasi di dalam pertanian hidroponik,
Artikel ini bersumber dari forum kaskus, dan di tulis oleh Marutoklopokono (Pak Ardy), berdasarkan pengalaman dia di kebun hidroponik miliknya di Lembang.
Artikel ini saya edit seperlunya untuk menambahkan informasi.


Kebun Hidroponik Tomat sistem Fertigasi milik Pak Huda di Nongkojajar, kota Malang.
Didalam foto dari kiri adalah Pak Tosin Glio, Pak Tatag Hadi dan Pak Huda.

Disclaimer/Peringatan :
1. Apa yang ane share di sini hanyalah contoh, sekedar sharing apa yang ane lakukan di kebun,
jangan dijadikan patokan atau bahkan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Kondisi kebun kita berbeda-beda Om/Tante sekalian.
Jadi temukan yang paling pas di situ.

2. Yang ane kasih contoh memang hanya Tomat saja, karena Tomat sedikit lebih kompleks daripada Cabe, dll.
Menurut ane kalau lulus di Tomat maka nanem yang lain semoga bisa lancar.

3. Penyiraman ane lakukan 3 kali sehari jam 8 pagi, jam 12 siang, jam 5 sore, masing-masing 200 ml larutan.  ( Dengan menyeting Timer pada Jam 08:00, 12:00 dan 17:00 )
Ane pesen aja lakukan penyiraman secara konsisten.
kalau 2 kali sehari ya 2 kali terus, kalau 3 kali ya 3 kali terus sampai panen.
Tomat itu sensitif terhadap perbedaan kuantitas penyiraman.
Jangan sampai kalau gak sempet nyiram gak disiram sama sekali, kalau pas semangat nyiram nyiramnya sampai 5 kali sehari pompa dijalanin.
Jadi yang dimainin TDS-nya, jangan kuantitas penyiramannya.
Ane gak gunakan sistem continue, tapi Timer.
Karena beberapa penyakit Tomat timbul salah satunya karena ketidak konsistenan penyiraman.

Ane membagi penanaman Tomat dalam 4 Fase yang berbeda.
Kalau ada yang membagi menjadi 3 atau atau bahkan cuma 2, dipersilahkan.
Semua punya alasan masing-masing berdasarkan pengamatan kebutuhan dan kondisi lingkungan kebun.

Selanjutnya, mari kita bahas mengenai Fase Fase tersebut.
Silahkan di baca sampai akhir dan di simak.

Minggu, 25 Oktober 2015

Sedikit gambaran tentang prospek industri agro dengan sistem hidroponik

Kali ini saya menulis artikel tentang gambaran prospek bisnis di pertanian hidroponik.
Artikel ini saya ambil dari forum kaskus, tulisan dari agan Marutoklopokoni (Pak Ardy)
( saya edit dan tambahkan beberapa point penting. )
Kebun 1

Kebun 2

Kebun 3

Kebun 4

Sudah dipacking siap ke Supermarket

Silahkan lihat sendiri harga per kilonya ( Rp 80.000/Kg )

Bisa dilihat betapa menjanjikan sekali industri agro jika ditekuni sungguh-sungguh.

Selanjutnya mari kita bahas lebih lanjut, silahkan di simak dengan baik baik.